Kabar Bandara

Upah Sektoral Bandara dan Realita Buruh yang Diabaikan

                         “Buruh bandara memberikan seluruh tenaga kerjanya kepada pengusaha dan penguasa, namun imbalan yang diterimanya hanya cukup untuk bertahan hidup. Sementara hasil kerja buruh bandara yang sebenarnya adalah nilai tambah yang diciptakannya. Sialnya, nilai itu pergi begitu saja kepada pengusaha, sehingga penghitungan kekayaan justru berada di tangan mereka yang hanya ongkang-ongkang kaki sambil terus memperbudak para […]

Upah Sektoral Bandara dan Realita Buruh yang Diabaikan Read More »

UMSP Tanpa Buruh Bandara, Negara hanya Hadir untuk Industri, tapi Absen bagi Pekerja

Penetapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Banten Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 702 Tahun 2025 kembali membuka borok lama kebijakan pengupahan di Indonesia, negara rajin memberi karpet merah bagi industri, tetapi abai terhadap buruh yang menggerakkan industri itu sendiri. Berdasarkan dokumen resmi yang telah dipublikasikan, belum ada indikasi yang jelas bahwa sektor bandara

UMSP Tanpa Buruh Bandara, Negara hanya Hadir untuk Industri, tapi Absen bagi Pekerja Read More »

Pemulihan apa yang dibicarakan industri, jika Kondisi mereka yang menghidupkan bandara justru semakin terpuruk?

Pemulihan apa yang dibicarakan industri, jika Kondisi mereka yang menghidupkan bandara justru semakin terpuruk?

Industri pulih, tetapi luka para pekerja bandara? Tidak. Ada pekerja yang sudah 10 tahun bekerja namun masih berstatus kontrak. Lalu, ada juga yang tidak pernah merasakan kenaikan upah, beberapa harus pulang subuh, untuk sekedar mengistirahatkan badan sebelum masuk kembali di sore hari. Ada yang setiap malam menunggu dikirimi jadwal kerja seperti menunggu nasib. Ada yang

Pemulihan apa yang dibicarakan industri, jika Kondisi mereka yang menghidupkan bandara justru semakin terpuruk? Read More »

Akhir Tahun Tanpa Keadilan: Negara Absen dalam Melindungi Buruh Bandara

Pergantian tahun 2025 menuju 2026 kembali menjadi penanda waktu yang ironis bagi buruh bandara Indonesia. Negara merayakan pertumbuhan ekonomi, industri penerbangan memamerkan grafik pemulihan pasca-pandemi, dan bandara disebut sebagai wajah kemajuan nasional. Namun dibalik narasi besar itu, buruh bandara tetap dibiarkan hidup dalam ketidakpastian dan ketimpangan struktural. Bandara bukan sekadar ruang kerja biasa. Ia adalah

Akhir Tahun Tanpa Keadilan: Negara Absen dalam Melindungi Buruh Bandara Read More »

Dampak Pandemi berangsur membaik, tetapi tidak dengan Kondisi Pekerjanya!

Di balik gemerlap lampu terminal bandara yang seolah merayakan kembalinya dunia pasca-pandemi, terdapat sebuah kisah yang jauh dari sorotan publik. Kisah para pekerja bandara yang selama ini menjadi tulang punggung industri penerbangan, namun justru terus terpinggirkan dari hak-haknya sendiri. Ketika Covid-19 perlahan mereda dan industri penerbangan kembali tumbuh, mereka tidak merasakan pemulihan yang sama. Berakhirnya

Dampak Pandemi berangsur membaik, tetapi tidak dengan Kondisi Pekerjanya! Read More »

FSPBI Gelar Pendidikan Serikat di Bandara Kualanamu, Salah Satu Bandara Tersibuk Di Tanah Sumatera.

Sore hari yang cerah, suara announcement  terdengar di dalam pesawat dari arah kokpit, “kita baru saja mendarat di bandara kualanamu Deli Serdang” ucap seorang awak kabin. Ini menjadi pertanda bahwa kami sudah menjejakkan kaki di Sumatera Utara. Sesuai dengan tujuan kami yaitu bandara Kualanamu Deli serdang atau biasa disebut KNO (kode IATA). Disini kami akan

FSPBI Gelar Pendidikan Serikat di Bandara Kualanamu, Salah Satu Bandara Tersibuk Di Tanah Sumatera. Read More »

Dilema pekerja AVSEC: Tuntutan menjaga keamanan penerbangan tanpa kepastian kerja yang jelas.

Di setiap bandara Indonesia, dari Kualanamu hingga Cengkareng, dari Surabaya hingga Semarang, kita mengenal sosok petugas berseragam biru tua yang selalu berdiri tegap di titik-titik pemeriksaan keamanan. Mereka memeriksa barang bawaan, mengawasi pergerakan penumpang, menegur dengan sopan namun tegas setiap pelanggaran prosedur. Merekalah Aviation Security (Avsec). Garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di

Dilema pekerja AVSEC: Tuntutan menjaga keamanan penerbangan tanpa kepastian kerja yang jelas. Read More »

Melangkah Bersama Perempuan, Melawan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Pagi itu, di sebuah hotel daerah Serpong, mulailah berdatangan perempuan-perempuan yang hebat. Mereka adalah perempuan-perempuan buruh bandara baik yang bekerja di bandara Soekarno-hatta Tangerang, bandara Kualanamu Medan dan bandara Jendral Ahmad Yani Semarang.  Mereka datang karena ingin menghadiri undangan Workshop Perempuan, yang diselenggarakan oleh Federasi Serikat Pekerja Bandara Indonesia (FSPBI) dan International Transport Workers’ Federation

Melangkah Bersama Perempuan, Melawan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Read More »

Membangun Persatuan Pekerja Bandara Indonesia: Sebuah Kesadaran Tanpa Batas.

Catatan akhir tahun 2024 ini memiliki makna upaya untuk menyatukan atau memperkuat kerja sama antar pekerja bandara di Indonesia. Mengidentifikasikan pentingnya solidaritas atau ikatan yang lebih kuat antar pekerja bandara. Demi mencapai tujuan bersama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja bandara di Indonesia. Sebuah kesadaran tanpa batas, menggambarkan pemahaman atau kesadaran yang sangat luas dan tidak terbatas

Membangun Persatuan Pekerja Bandara Indonesia: Sebuah Kesadaran Tanpa Batas. Read More »

Pesan Belasungkawa dari FSPBI

Federasi Serikat Pekerja Bandara Indonesia, ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan sahabat dari mereka yang menjadi korban karena kecelakaan Pesawat akhir-akhir ini. Maskapai Azerbaijan Airline Penerbangan 8432. Pada tanggal 25 Desember 2024. Lalu, yang terbaru Maskapai Jeju Air Penerbangan 77C2216. Pada 29 Desember 2024. Pikiran dan doa kami saat ini menyertai semua yang

Pesan Belasungkawa dari FSPBI Read More »